Bau Nyale Sekongkang: Tradisi Pesisir yang Hidup di Sumbawa Barat
Tradisi Bau Nyale Sekongkang di Sumbawa Barat menghadirkan euforia subuh, kearifan lokal, dan kisah masyarakat pesisir yang hidup bersama alam.
Tradisi Bau Nyale Sekongkang di Sumbawa Barat menghadirkan euforia subuh, kearifan lokal, dan kisah masyarakat pesisir yang hidup bersama alam.
Ragam dialektika sosial dan budaya masyarakat Sumbawa mencerminkan jati diri manusia sebagai makhluk yang mampu menyelaraskan dirinya dengan alam.
Perjalanan mengelilingi Pulau Lombok hingga sejauh 400 kilometer dengan sepeda adalah pengalaman yang sungguh menyenangkan sekaligus penuh makna.
Apakah engkau ingat cemara-cemara kampus biru masih tegak berdiri? Saat kita melangkah berdua, menyusuri jalan setapak bulevar itu.
Satu tahun dalam perjalanan waktu. Kurang-lebih tiga ratus enam puluh lima hari. Kita telah menjalani tanah. Datar, lurus, mendaki dan menurun.