Perjalanan gowes jarak jauh di Sumbawa ini bukan sekadar aktivitas bersepeda biasa. Bersama Yudhi dari Komunitas Road Bike Seteluk, saya menempuh rute 219,88 kilometer pulang-pergi (PP) dari Taliwang, Sumbawa Barat ke Sumbawa Besar dalam waktu 9 jam 31 menit. Rute ini menjadi salah satu pengalaman cycling touring di Sumbawa yang menantang sekaligus berkesan.

Start Pagi: Sunrise Danau Lebo dan Awal Perjalanan

Perjalanan dimulai pada Minggu, 19 April pukul 05.30 WITA. Suasana pagi yang masih tenang, ditambah panorama sunrise di Danau Lebo, menjadi pembuka yang sempurna sebelum memulai gowes jarak jauh. Melintasi titik ini, saya menuju Seteluk untuk bertemu Yudhi sebelum melanjutkan perjalanan bersama.

Rute Gowes Sumbawa Utara

Menggunakan sepeda road bike, kami menyusuri jalur utara Kabupaten Sumbawa. Rute ini tidak hanya menawarkan tantangan fisik, tetapi juga pengalaman sosial dan budaya. Di perjalanan, kami berpapasan dengan anak-anak Bajo yang memberi semangat dengan sapaan hangat—momen sederhana yang membuat perjalanan terasa lebih hidup.

Gowes ini kami jalani dengan ritme santai. Mengayuh semampunya, saling menjaga tempo, dan memastikan tetap kuat hingga garis akhir. Prinsipnya sederhana: endurance, kebersamaan, dan konsistensi.

Destinasi Utama: Istana Dalam Loka

Tujuan utama perjalanan ini adalah mengunjungi Istana Dalam Loka, salah satu ikon wisata sejarah di Sumbawa Besar. Dalam perjalanan menuju lokasi, kami sempat singgah di Thousand Sunny Coffee & Co sekitar pukul 13.40 WITA untuk beristirahat dan mengisi energi.

Istana Dalam Loka dibangun pada tahun 1885 dan merupakan pusat pemerintahan Kesultanan Sumbawa pada masa Sultan Muhammad Djalaluddin III. Bangunan ini berbentuk rumah panggung dari kayu dengan atap kembar yang khas.

Keunikan istana ini tidak hanya terletak pada arsitekturnya, tetapi juga nilai filosofisnya:

  • 99 tiang kayu jati melambangkan Asmaul Husna
  • Proses pembangunan 9 bulan 10 hari menyerupai masa kehamilan manusia
  • 17 anak tangga melambangkan jumlah rakaat salat sehari semalam

Mengunjungi tempat ini menambah dimensi perjalanan. Bukan hanya olahraga, tetapi juga wisata sejarah dan refleksi budaya.

Perjalanan Pulang: Istirahat dan Manajemen Energi

Setelah menikmati Sumbawa Besar, kami melanjutkan perjalanan kembali ke Taliwang. Dalam perjalanan pulang, kami berhenti di Masjid Nurul Huda untuk beristirahat lebih lama.

Manajemen energi menjadi kunci dalam gowes jarak jauh seperti ini. Dengan sisa rute yang masih panjang, kami memastikan tubuh tetap fit sebelum melanjutkan perjalanan.

Perjalanan gowes 219 km Taliwang – Sumbawa Besar PP ini bukan hanya soal jarak, tetapi tentang pengalaman. Dari keindahan alam, interaksi dengan masyarakat, hingga kunjungan ke situs bersejarah, semuanya menyatu dalam perjalanan yang tak terlupakan.

Bersepeda jarak jauh mengajarkan satu hal penting: menikmati proses. Tidak perlu selalu cepat, yang penting tetap bergerak, konsisten, dan sampai tujuan.

Lukman Hakim
Author: Lukman Hakim

Fotografer, tinggal di Taliwang, Sumbawa Barat.

By Lukman Hakim

Fotografer, tinggal di Taliwang, Sumbawa Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *