Gaya kepemimpinan Gus Dur itu laiknya seorang nahkoda. Menunjukkan arah yang harus dituju dengan kompas nilai-nilai yang diyakini walaupun harus menerjang badai.

Ketika memimpin, Gus Dur mengelola kabinetnya ibarat tim sepak bola. Dengan winning spirit yang kokoh, Gus Dur menerapkan permainan bertempo tinggi, high pressure, berbagai strategi apa pun diterapkan, dan tak peduli gonta-ganti pemain untuk cepat membalikkan keadaan demi mencapai kemenangan.

Dalam memecahkan persoalan, Gus Dur bertindak seperti kiai kampung di Jawa, kata Ulil Abshar-Abdalla. Berangkat dari persoalan konkret sehari-hari di masyarakat, yang harus dipecahka secara pragmatis, taktis, fleksibel, sat-set, don simpel.

Buku ini menceritakan tentang seni kepemimpinan Gus Dur saat menjadi Presiden Republik Indonesia. Ada 9 elemen praktik seni kepemimpinan yang menjadi kekhasannya. Kesembilan elemen inilah yang membuat Gus Dur mampu membawa banyak perubahan di Indonesia dalam waktu relatif singkat.

Judul: Gus Dur Nahkoda Perubahan, Seni Kepemimpinan Menerjang Badai dan Membalikkan Keadaan
Penulis: Iryan Ali Herdiansyah
Penerbit: Rehal (Agustus 2025)
Halaman: 400
Ukuran: 11 x 18
Harga: Rp 120 ribu

Redaksi
Author: Redaksi

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *