Puisi-Puisi RKM Lima Sajak Cinta
Lima Sajak Cinta
Apakah engkau ingat cemara-cemara kampus biru masih tegak berdiri? Saat kita melangkah berdua, menyusuri jalan setapak bulevar itu.
Apakah engkau ingat cemara-cemara kampus biru masih tegak berdiri? Saat kita melangkah berdua, menyusuri jalan setapak bulevar itu.
Satu tahun dalam perjalanan waktu. Kurang-lebih tiga ratus enam puluh lima hari. Kita telah menjalani tanah. Datar, lurus, mendaki dan menurun.
Aku mencari cahaya ketika gelap malam menyelimuti dunia. Tidak ada percikan lentera bintang di langit, tidak ada bayangan bulan di atas jagad raya.
Apa kau dengar suara pohon menangis? Ketika tanah bersama bio plasma nutfah tergusur buldozer para mafia.
Di dua kerajaan besar, Astina dan Pringgodani, terjadi permusuhan yang sengit. Konflik ini bermula ketika Raja Pringgodani, Prabu Tremboko, gugur dalam duel melawan Raja Astina, Prabu Pandu Dewanata. Prabu Tremboko…
Dalam kehidupan seseorang atau sekelompok orang, pasti ada perbedaan, pergesekan, bahkan perseteruan yang mungkin tajam, dan ibaratnya sampai tingkat permusuhan. Dalam pandangan hidup, keyakinan, ekonomi, atau politik, bahkan tak lepas…
Saat pertama tiba di kotamu, bara api protes mahasiswa dan buruh di mana-mana. Semua teriak lantang. Naikkan upah! Turunkan harga!
Acara ini membahas inovasi teknologi yang menjadikan Brasil sebagai kekuatan utama di sektor pertanian, serta peluang yang dapat diadopsi oleh Indonesia.
IPDN Kampus NTB menjadi saksi semangat perjuangan melawan korupsi dalam peringatan Hari Anti-Korupsi Sedunia 2024.
Mari berdiskusi dan menambah wawasan serta kewaspadaan kita akan bahaya tsunami dan menjadi pelopor peringatan Hari Kewaspadaan Tsunami Sedunia.