Pantai Labuhan Haji sudah cukup populer di Lombok—terutama bagi orang Lombok Timur. Belakangan, dikenal juga sebagai Dermaga Labuhan Haji. Kenapa demikian? Jawabannya, karena kawasan itu memang pernah ingin dijadikan pelabuhan sejak beberapa tahun lalu, tapi gagal atau belum dilanjutkan.

Nah, sekarang masyarakat sekitar menjadikannya sebagai tempat wisata untuk melihat pemandangan matahari terbit alias sunrise. Suasana di pantai ini cukup ramai, apalagi di hari Minggu, banyak muda-mudi yang datang untuk menikmati suasana pantai di pagi hari.

Tapi kalian di sana tidak hanya bisa duduk-duduk untuk menikmati pantai, lho. Sebab, ada pedagang makanan yang berkeliling agar perut kalian tidak keroncongan. Ada juga penjual kopi, susu, dan teh. Pokoknya, cocok untuk bersantai-santai.

Ada juga yang ke sini untuk berolahraga, mulai dari joging sampai push up. Walaupun ramai, kawasan ini cukup luas kok. Jadi tenang saja, kalian pasti kebagian tempat. Oh iya, kawasan dermaga yang gagal jadi dermaga ini biasaya buka dari sekitar pukul 5 pagi sampai petang pukul 18:30.

Malam hari tempat ini ditutup, dan memang jarang ada yang berkunjung malam-malam. Oh iya, harga tiketnya murah meriah, cuma Rp2.000.

Nyiur Melambai

Jika berjalan-jalan di sekitar Pantai Labuhan Haji, kalian akan melihat pohon kelapa yang begitu banyak dan menyejukkan mata. Selain pedagang keliling, ada warung-warung yang menjual ikan bakar, pelecing, dan terong bakar, lengkap dengan nasinya. Atau, bisa juga hanya membeli ikannya saja untuk disantap di rumah. Harga satu porsinya sekitar Rp10-50 ribu.

Jadi, kalian bisa ke sini bukan hanya pagi hari, tapi juga siang dan sore. Pantai Labuhan Haji ini termasuk salah satu pantai terdekat dari pusat kota Lombok Timur, baik itu dari Selong, Pancor, Sukamulia, Sekarteja, dan sekitarnya.

Dari kawasan Masbagik, pantai ini bisa ditempuh hanya sekitar 15 menit. Kalau mau mengajak keluarga ke sini juga bisa. Ada tempat duduk seperti berugak yang nyaman untuk berkumpul. Tunggu apa lagi, yuk lah bangun pagi untuk melihat indahnya ciptaan Tuhan yang Maha Esa di pagi hari. ?

Baiq Ummu Khofifah
Author: Baiq Ummu Khofifah

Mahasiswa sosiologi Universitas Mataram.

By Baiq Ummu Khofifah

Mahasiswa sosiologi Universitas Mataram.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *