Lurik, yang umumnya dikenal sebagai pakaian tradisional pedesaan sebagai surjan, kebaya, atau selendang, mulai mengalami perkembangan dari sisi fashion.
Kain lurik termasuk wastra, yang dalam bahasa sansekerta berarti selembar kain. Proses pembuatan kain lurik dengan cara ditenun berbeda dengan batik yang dilukis.