Alhamdulillah segera terbit buku karya kami, para Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM), dari berbagai daerah se-Indonesia. Aceh sampai Papua.

Pak Abdul Halim Iskandar (Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi) turut mendukung penuh kehadiran buku ini dan memberikan kata pengantar. Beliau mengatakan bahwa buku ini sangat bermanfaat bagi kita yang concern terhadap pemberdayaan masyarakat.

Buku ini juga bisa dijadikan sebagai pijakan untuk memajukan Indonesia dari pinggiran (desa dan lokasi transmigrasi). Sebab, beliau yakin kalau desa bisa berdikari, sebagian persoalan nasional bisa diselesaikan dengan mudah.

Kami, para PSM, berbagi pengalaman saat turun langsung ke lapangan. Kami ceritakan semua dalam buku ini.

Jumlah halaman buku ini sekitar ± 400 halaman. Harganya hanya Rp 90 ribu, sangat terjangkau untuk buku setebal ini.

Pemesanan sudah dibuka sampai tanggal 15 November. Silakan langsung pesan ke http://bit.ly/orderbukupsm.

Sinopsis

Bagi kami, menjadi PSM mungkin awalnya bukanlah cita-cita dan pilihan karier. Tetapi takdir kehidupan dan profesi mengantarkan kami menjadi bagian dari PSM. Di era lahirnya, PSM fokus pada kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan di lokasi transmigrasi.

Berbagai sukacita dan duka perjuangan mencapai lokasi pelatihan menjadi pengalaman tak terlupakan. Apabila tak jadi PSM, belum tentu kami mencapai lokasi tersebut.

Tak pernah terbayangkan dalam sehari bisa menempuh tiga jalur transportasi, mengudara di langit, menyeberangi sungai bahkan lautan, hingga perjuangan di daratan menembus jalan masuk ke lokasi yang tak mudah. Tinggal dan hidup bersama masyarakat selama sepekan dengan keterbatasan penerangan. Semua itu tak menyurutkan langkah kami untuk tetap bersama melatih masyarakat.

Kami sadar memberdayakan masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap itu tidak semudah membalik telapak tangan. Perubahan itu tak tampak mata selepas pelatihan selesai, membutuhkan waktu dan proses yang tidak singkat. Sebagai PSM, membutuhkan panggilan jiwa, bekerja dengan sepenuh hati dalam setiap prosesnya.

Setiap jejak langkah dalam perjalanan menjadi seorang PSM sayang sekali jika tak dituliskan, ia akan hilang tak berbekas tergerus waktu. Setiap PSM memiliki pengalaman berbeda di berbagai lokasi. Berbagai kegiatan yang terkait dengan pemberdayaan masyarakat di luar kegiatan utamanya juga tak kalah menarik untuk dibagikan.

Kumpulan tulisan ini merupakan persembahan dari kami, PSM Indonesia. Kumpulan perjalanan yang ditulis oleh 42 orang PSM yang tersebar dari Aceh hingga Papua dalam buku antologi Jejak Langkah Sang Penggerak

Kami berharap melalui tulisan ini, PSM makin mencintai apa yang dikerjakan dan pembaca dapat mengenal lebih dekat apa itu PSM, apa yang dikerjakan, apa yang dihadapi, dan bagaimana kami berproses bersama masyarakat.[]

D. Mentari A.
Author: D. Mentari A.

D. Mentari A. Penyuka dunia pangan yang kini menjadi bagian dari Penggerak Swadaya Masyarakat. Memasuki 10 tahun di kegiatan pemberdayaan masyarakat membuatnya belajar mencintai pertanian, kehidupan masyarakat desa, hingga melirik lurik dengan segala keunikannya.

By D. Mentari A.

D. Mentari A. Penyuka dunia pangan yang kini menjadi bagian dari Penggerak Swadaya Masyarakat. Memasuki 10 tahun di kegiatan pemberdayaan masyarakat membuatnya belajar mencintai pertanian, kehidupan masyarakat desa, hingga melirik lurik dengan segala keunikannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *